Skip to main content

Mitos dan Pengalaman Estetis pada JVKE - Golden Hour music video

Pada tugas kali ini yaitu memilih salah satu lagu dan dan di analisis serta ceritakan pengalaman yang pernah dialami. Sebelumnya saya di tanya lagu apa yang dipilih, yaitu lagu dari Dere yang berjudul “Kota”, saya berpikir bahwa lagu ini menggambarkan hujan, memiliki tone warna serta pengambilan video yang mengingatkan saya saat masih kecil yang bermain dilapangan. Tetapi saya teringat lagu JVKE “golden hour” yang tidak sengaja saya dengar di youtube dan setelah saya dengar lagu ini memiliki gambaran yang cukup berarti bagi saya.




Lagu "Golden Hour" dari JVKE menceritakan tentang situasi perasaan yang indah dan menyenangkan di suatu senja ketika bersama dengan orang yang spesial. Menurut Saya, waktu senja (golden hour) memang mampu memberikan suasana yang spesial. Itu mengingatkan Saya pada masa kecil saya, dimana kampung yang yang saya tinggali masih belum banyak bangunan rumah, terdapat tanah lapang dengan pemandangan yang cukup indah, bermain bersama teman teman saya.

Pasti saat masa kecil kita sering bermain hingga sore hari dengan teman-teman spesial. Setiap sore, saat matahari menjelang terbenam, bermain ditanah lapang bersama. Kami memainkan banyak hal seperti petak umpet, main bola, atau berlari kesana-kesini dengan suasana senja diiringi angin berhembus sampai kami lupa dengan waktu. Tapi suatu hari, ketika saya beristirahat sehabis bermain diikuti dengan teman-teman saya, duduk menghadap pemandangan disuasana senja yang indah cerita tentang yang tadi dimainkan dan membuat rencana untuk besok. Ketika senja itu berakhir, langit berubah menjadi warna gelap, berarti tanda waktu bermain sudah habis. Kami pulang dengan rasa puas dan senang sehingga saat itu menurut saya adalah suatu pengalaman yang  berarti bagi saya.

Saat golden hour dapat mengingatkan akan banyak hal yang spesial bagi kita yang merasakan suasana spesial pada saat itu. Kalau saya golden hour ini mengingatkan momen kenangan pada masa kecil saya yang cukup spesial.

Comments

Popular posts from this blog

MENGINDENTIFIKASI, MITOS, METAFORA, DAN METONIMI DALAM JURNAL ANALISIS SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE PADA DIALOG DALAM SERIAL ANIME "NARUTO"

Mitos Pada jurnal “ANALISIS SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE PADA DIALOG DALAM SERIAL ANIME "NARUTO" terdapat berbagai karakter yang memiliki pandangan atau kepercayaan yang mereka pegang. Mitos yang ingin dibangun oleh karakter naruto adalah tentang kerja keras yang dapat mengalahkan bakat. Mitos yang ingin dibangun oleh karakter jiraiya adalah tentang pola pikir manusia akan rasa sakit atau penderitaan yang di alami nya. Mitos yang ingin dibangun oleh karakter Pain adalah tentang kedamaian yang dapat dicapai dengan mengerti dan merasakan penderitaan yang sama. Mitos yang ingin dibangun oleh karakter Obito adalah tentang teman itu lebih penting dari apapun. Dan yang terakhir, mitos yang ingin dibangun oleh madara adalah konsep dimana dunia ini akan selalu ada kebaikan dan kejahatan.   Metafora Metafora yang ingin dibangun adalah dialog yang diucapkan oleh Madara dan Obito. Yang kami bahas adalah dialog yang memiliki perbandingan tersirat didalamnya. Berikut adalah dia...

Hasil Analisis Ujian Terbuka Promosi Doktor Pandu Pramudita

Dalam video live streaming ujian terbuka promosi doktor Pandu Pramudita di channel ISI Surakarta, menampilkan Pak Pandu Pramudita yang sedang mempresentasikan kajian tentang "Inovasi Bentuk Figur Kayon Wayang Kulit Purwa Gaya Surakarta". Hal yang melatarbelakangi penelitian ini adalah kesenian wayang kulit tidak hanya memiliki nilai adi luhung pada aspek pertunjukan dan sastra, tapi juga pada aspek dalam bentuknya. Sebelumnya, apa itu kayon? Kayon merupakan sebutan lain dari gunungan. Figur kayon dalam wayang kulit ini biasanya berbentuk menyerupai gunung dengan puncak yang runcing dengan ukiran-ukiran atau lukisan yang melambangkan kehidupan. Seiring perkembangan zaman bentuk figur kayon di Surakarta mengalami perubahan berbagai ragam bentuk. Awal Kemunculan figur kayon pada tahun 1552 masehi tepatnya pada 1443 tahun Saka dengan sangkalan memet yang berbunyi “Geni dadi sucining Jagat” oleh Sunan Kalijaga. Muncul bentuk baru yang diciptakan oleh Sri Susunan Pakubuwono II deng...

Hubungan Semiotika dalam Kehidupan Sehari-hari

  Selamat datang di blog Saya. Saya akan membahas tentang semiotika dalam kehidupan sehari-hari. Semiotika adalah studi tentang tanda -tanda. Dalam pembahasan semiotika kali ini memiliki tiga unsur tanda yaitu sign (tanda), Interpretant, dan objek . Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali menggunakan tanda-tanda untuk berkomunikasi atau menyampaikan informasi. Salah satu contohnya adalah sebuah jam tangan. Jam tangan mungkin bukanlah jam tangan yang asing bagi sebagian dari kita. Namun, cerita di balik jam tangan ini merupakan jam pertama yang saya beli dengan uang saya sendiri saat masa SMK. Saya suka memakai jam kemanapun saya pergi. Saya mulai menggunakan jam pada saat SMP, saat itu jam yang saya gunakan dibelikan oleh orang tua saya, tentu saja saya senang, tapi saya ingin menggunakan uang yang saya tabung untuk membeli jam tangan yang saya mau sejak lama. Akhirnya saat saya SMK, uang yang saya tabung sudah terkumpul. Saya pun membeli jam yang saya inginkan yaitu jam tan...